Translate

Tampilkan postingan dengan label AEF2016. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AEF2016. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 September 2016

Fadhillah dan Keutamaan Berqurban







SUNGGUH selalu ada hikmah di setiap perintah yang Allah Subhanahu Wata’ala serukan kepada kita umatnya, meskipun jika dipandang berat menjalaninya. Begitulah perintah berqurban yang didasari kepada kisah sepasang ayah dan anak nan sholeh, nabiyullah Ibrahim dan putranya Ismail alaihi sallam.
Pada hakekatnya berqurban adalah wajib bagi yang mampu. Ini berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam.
أخبرنا الحسن بن يعقوب بن يوسف العدل ، ثنا يحيى بن أبي طالب ، ثنا زيد بن الحباب ، عن عبد الله بن عياش القتباني ، عن الأعرج ، عن أبي هريرة رضي الله عنه ، قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : « من وجد سعة لأن يضحي فلم يضح ، فلا يحضر مصلانا »
“Dari Abi Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda : Siapa yang memperoleh kelapangan untuk berkurban, dan dia tidak mau berkurban, maka janganlah hadir dilapangan kami (untuk shalat Ied).” [HR Ahmad, Daru qutni, Baihaqi dan al Hakim]
1. Qurban Pintu Mendekatkan Diri Kepada Allah
Sungguh ibadah qurban adalah salah satu pintu terbaik dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana halnya ibadah shalat. Ia juga menjadi media taqwa seorang hamba. Sebagaimana firman Allah surat Al-Maidah ayat 27, “Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertaqwa”.
Berqurban juga menjadi bukti ketaqwaan seorang hamba.
Allah Subhanahu wata’ala telah berfirman:
لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِن يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنكُمْ كَذَلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS:Al Hajj:37)
2. Sebagai sikap Kepatuhan dan Ketaaan pada Allah
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكاً لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” [QS: Al Hajj : 34]
3.Sebagai Saksi Amal di Hadapan dari Allah
Ibadah qurban mendapatkan ganjaran yang berlipat dari Allah SWT, dalam sebuah hadits disebutkan, “Pada setiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu kabaikan.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Juga kelak pada hari akhir nanti, hewan yang kita qurbankan akan menjadi saksi.
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ ابْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنِي أَبُو الْمُثَنَّى عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا عَمِلَ ابْنُ آدَمَ يَوْمَ النَّحْرِ عَمَلًا أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ هِرَاقَةِ دَمٍ وَإِنَّهُ لَيَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَشْعَارِهَا وَإِنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا
“Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) kurban yang lebih dicintai oleh Allah Azza Wa Jalla dari mengalirkan darah, sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dgn tanduk-tanduknya, kuku-kukunya & bulu-bulunya. Dan sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah Azza Wa Jalla sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya.” [HR. ibnumajah No.3117].
4. Membedakan dengan Orang Kafir
Sejatinya qurban (penyembelihan hewan ternak) tidak saja dilakukan oleh umat Islam setiap hari raya adha tiba, tetapi juga oleh umat lainnya. Sebagai contoh, pada zaman dahulu orang-orang Jahiliyah juga melakukan qurban. Hanya saja yang menyembelih hewan qurban untuk dijadikan sebagai sesembahan kepada selain Allah.
قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَاْ أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
“Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, sembelihanku (qurbanku), hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).” [QS: al-An’am : 162-163]
5. Ajaran Nabiullah Ibrahim AS
Berkurban juga menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim – ‘alaihis salaam yang ketika itu Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail ‘alaihis salaam ketika hari an nahr (Idul Adha).
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَلَفٍ الْعَسْقَلَانِيُّ حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ حَدَّثَنَا سَلَّامُ بْنُ مِسْكِينٍ حَدَّثَنَا عَائِذُ اللَّهِ عَنْ أَبِي دَاوُدَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ قَالَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذِهِ الْأَضَاحِيُّ قَالَ سُنَّةُ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ قَالُوا فَمَا لَنَا فِيهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بِكُلِّ شَعَرَةٍ حَسَنَةٌ قَالُوا فَالصُّوفُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بِكُلِّ شَعَرَةٍ مِنْ الصُّوفِ حَسَنَةٌ
“Berkata kepada kami Muhammad bin Khalaf Al ‘Asqalani, berkata kepada kami Adam bin Abi Iyas, berkata kepada kami Sullam bin Miskin, berkata kepada kami ‘Aidzullah, dari Abu Daud, dari Zaid bin Arqam, dia berkata: berkata para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Wahai Rasulullah, hewan qurban apa ini?” Beliau bersabda: “Ini adalah sunah bapak kalian, Ibrahim.” Mereka berkata: “Lalu pada hewan tersebut, kami dapat apa wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Pada setiap bulu ada satu kebaikan.” Mereka berkata: “Bagaimana dengan shuf (bulu domba)?” Beliau bersabda: “Pada setiap bulu shuf ada satu kebaikan.” [HR. Riwayat Ibnu Majah dalam Sunannya No. 3127]
6. Berdimensi Sosial Ekonomi
Ibadah qurban juga memiliki sisi positif pada aspek sosial. Sebagaimana diketahui distribusi daging qurban mencakup seluruh kaum muslimin, dari kalangan manapun ia, fakir miskin hingga mampu sekalipun.
Sehingga hal ini akan memupuk rasa solidaritas umat. Jika mungkin bagi si fakir dan miskin, makan daging adalah suatu yang sangat jarang. Tapi pada saat hari raya Idul Adha, semua akan merasakan konsumsi makanan yang sama.
Hadits dari Ali bin Abu Thalib,
وَعَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ: { أَمَرَنِي النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَنَّ أَقْوَمَ عَلَى بُدْنِهِ, وَأَنْ أُقَسِّمَ لُحُومَهَا وَجُلُودَهَا وَجِلالَهَا عَلَى الْمَسَاكِينِ, وَلا أُعْطِيَ فِي جِزَارَتِهَا مِنْهَا شَيْئاً } مُتَّفَقٌ عَلَيْه ِ
”Rasulullah memerintahkan kepadaku untuk mengurusi hewan kurbannya, membagi-bagikan dagingnya, kulit dan pakaiannya kepada orang-orang miskin, dan aku tidak diperbolehkan memberi sesuatu apapun dari hewan kurban (sebagai upah) kepada penyembelihnya.” Wallahu ‘alam bisshawab

Rabu, 27 April 2016

AEF 2016 : KOMIT BENTUK ACEH MADANI

UKM LDF Almudarris FKIP Unsyiah menggelar kegiatan Pembukaan Kegiatan Almudarris Education Fair (AEF) 2016. Pembukaan Kegiatan yang bertemakan “Sejuta Karya Mewujudkan Aceh Madani” ini dilaksanakan di Auditorium lantai 3 FKIP Unsyiah, Sabtu (9/3). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor III Unsyiah, Dr. Alfiansyah Yulianur BC. Dalam sambutannya Beliau menyambut baik kegiatan ini, Beliau berharap kegiatan ini dapat menciptakan mahasiswa muslim yang berkarakter, cerdas, tidak eksklusif dan terbuka terhadap sesama.
“Dakwah bisa juga dilakukan dengan bil hal, tidak selamanya dengan bil kalam. Keduanya harus diadobsikan dengan sinergis,” sebutnya saat membuka acara.
Pembukaan Kegiatan AEF 2016 menyita perhatian publik, mulai dari masyarakat umum, dosen sampai mahasiswa. “Kegiatan ini berisikan serangkaian kegiatan yang bertaraf nasional sampai regional dengan berbagai tingkatan, SD, SMP, SMA, mahasiswa dan  umum”, ungkap Arif selaku ketua Panitia.  
Haris Munandar selaku ketua umum LDF Almudarris menambahkan bahwa Kegiatan AEF 2016 bertepatan dengan milad UKM LDF Almudarris yang ke-21. Melalui kegiatan tersebut diharapkan syiar-syiar islam di kampus FKIP Unsyiah akan terus bersinar bahkan sinarnya menembus sampai ke nasional.
Pembukaan AEF 2016 dihadiri lebih kurang 200 orang, dari kalangan mahasiswa dan dosen. Kegiatan pembukaan tersebut dilanjutkan dengan kegiatan Seminar Pendidikan dan Peradaban Islam  bersama  Prof. Dr. H. Syahrizal Abbas, MA (Kadis Syariat Islam Aceh), Syaridin, S. Pd, M. Pd (Kadis Dikpora Kota Banda Aceh) dan Dr. rer.nat Ilham Maulana (Akademisi Universitas Syiah Kuala). Kegiatan seminar tersebut digelar dengan tema “Membentuk Generasi Muda Islam dalam Mewujudkan Aceh Madani”.
Kegiatan AEF 2016 akan berlangsung 9–16 April 2016. Dengan serangkaian kegiatan, diantaranya adalah bedah karya-karya inspiratif bersama Ustadz Salim A. Fillah (penulis buku-buku best seller islami) yang dilanjutkan dengan kegiatan Seminar Pra-nikah. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada hari Kamis, 14 April 2016. Berbagai perlombaan yang digelar seperti kontes nasyid ae-Aceh, inspiring women, kreasi hijab, musabaqah hifzil qur’an juz 30, da’i cilik, kuis rangking 1, lomba azan, cerdas cermat sirah nabawiyah, kaligrafi, lomba penulisan opini, hingga lomba daur ulang. [mr/rel]
(Via : http://unsyiah.ac.id/berita/aef-2016-komit-bentuk-aceh-madani )

AEF 2016 : MEWUJUDKAN BANDA ACEH MADANI MELALUI PENDIDIKAN DINIYAH

Banda Aceh - Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Dakwah Fakultas (UKM-LDF) Al-Mudarris FKIP Unsyiah menggelar seminar nasional bertajuk "Membentuk Generasi Muda Islam dalam Mewujudkan Aceh Madani". Acara ini berlangsung di Auditorium Lantai III FKIP Unsyiah, Sabtu (9/4/2016).
Pematerinya Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Prof Dr H Syahrizal Abbas MA, Kepala Humas Unsyiah Dr ret nat Ilham Maulana, dan Kadisdikpora Banda Aceh Syaridin SPd MPd yang pada kesempatan itu mewakili Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE.
Dalam presentasinya berjudul "Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Mewujudkan Aceh Madani", Syaridin menyebutkan, sesuai dengan semangat penerapan Syariat Islam secara kaffah, pendidikan karakter di bangku sekolah yang ada di Banda Aceh lebih ditekankan pada pembentukan akhlakul karimah para siswa.
Menurutnya, desain induk pendidikan karakter anak berlangsung pada tiga tempat yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat. “Yang paling utama dan bertanggungjawab dalam pembentukan karakter anak adalah kedua orangtuanya yang dimulai sejak anak di dalam kandungan hingga masa menyusui selama dua tahun pertama. Keluarga adalah fase pendidikan karakter paling penting.”
“Saat anak berusia tujuh tahun dan memasuki bangku sekolah, baru terlihat karakter dasar si anak. Mulai saat itu pula, guru di sekolah ‘meluruskan’ yang belum baik hingga si anak mampu menamatkan pendidikannya dengan memiliki karakter diri yang baik pula,” sebut alumni FKIP Unsyiah Prodi Pendidikan Fisika ini.
Berdasarkan kurikulum pendidikan nasional saat ini, sebutnya lagi, pendidikan karakter bagi para siswa ditanamkan dalam semua mata pelajaran. “Ada 18 nilai yang diajarkan, antara lain religius, kejujuran, toleransi, dan yang terakhir tanggung jawab,” katanya seraya meyebut masyarakat sipil, pemerintah, dan media massa turut berkontribusi dalam pembentukan karakter anak didik.
Ia menjelaskan, individu-individu berkarakter yang dilandasi ke-18 nilai pendidikan karakter inilah yang nantinya akan membentuk masyarakat berkarakter. “Masyarkaat berkarakter itu setidaknya harus memiliki empat konfigurasi nilai-nilai sosial-kultural-psikologi yakni kemampuan olah pikir, olah hati, olah raga, dan olah rasa/karsa.”
Dan untuk mewujudkan Aceh yang Madani, sambungnya, tentu harus didukung dengan masyarakatnya yang madani pula. “Masyarakat madani adalah masyarakat yang berperadaban, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dan maju dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkapnya.
“Ciri-ciri masyarakat madani antara lain warganya cerdas, demokratis, religius. Selanjutnya bercirikan Imtaq, kritis argumentatif, kreatif, dan dapat menerima semangat perbedaan,” ungkapnya lagi.
Ia menambahkan, salah satu upaya pihaknya dalam mewujudkan visi Banda Aceh Model Kota Madani yang telah dicanangkan Pemko Banda Aceh, adalah dengan meluncurkan program pendidikah diniyah pada sekolah umum untuk semua jenjang. “Sudah kita terapkan mulai dari tingakt SD hingga SMA sejak 2011. Materi pendidikannya yakni pengetahuan agama Islam yang mencakup seluruhnya -di luar kurikulum pendidikan nasional.”
“Anggaran yang dibutuhkan untuk program pendidikan diniyah yang digelar dua kali seminggu pada sore hari ini, 100 persen kita bebankan pada APBK Banda Aceh. Total tenaga pengajarnya berjumlah 477 ustaz dan ustazah yang kita rekrut dari dayah dan pesantren ditambah guru pada sekolah masing-masing,” katanya.
Di samping materi pendidikan yang diberikan, ditambah pelaksanaan kajian Islam dan dakwah umum rutin bagi siswa dan guru, hal-hal lain yang menjadi fokus perhatian Disdikpora Banda Aceh adalah menciptakan budaya sekolah yang islami, lingkungan bersih, hijau dan nyaman, pemenuhan sarana ibadah, hingga memastikan seragam siswa-siswi yang sesuai dengan nilai-nilai islami dan kearifan lokal.
Menjawab pertanyaan salah satu peserta terkait keefektifan dan evaluasi terhadap program pendidikan diniyah di Banda Aceh, Syaridin menyebutkan dalam menjalankan program tersebut pihaknya bekerjasama dengan pihak Dinas Syariat Islam (DSI), MPU, dan Kankemenag RI. “Kami yang menjalankan, sedangkan evaluasi hasil dilakukan oleh DSI dan MPU.”
“Salah satu hasil konkrit yang sudah dicapai yakni meningkatnya persentase anak-anak kita yang mampu membaca Al-Quran. Sebelum penerapan pendidikan diniyah, hanya 62 persen siswa SD hingga SMA di Banda Aceh yang mampu membaca Al-Quran. Pasca penerapan program diniyah, pada 2014 lalu angkanya naik menjadi 89 persen,” ungkapnya.
Pemko Banda Aceh, sebut Syaridin, saat ini juga tengah mengembangkan program Hafiz (Penghafal) Al-Quran di bangku sekolah. “Baru-baru ini kita luncurkan di SMPN 4 Peunayong. Berita yang menggembirakan lagi, tahun ini ada 10 siswa-siswi kita yang akan lulus SMA dengan kemampuan menghafal Al-Quran 30 juz,” pungkasnya.
Acara yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsyiah Dr Ir Alfiansyah Yulianur BC tersebut, turut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKIP Drs Wildan MPd, Ketua BEM FKIP Unsyiah Sibghatullah Arrasyid, dan sejumlah tamu undangan lainnya, serta ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di Unsyiah. (Jun)
(Via : http://www.bandaacehkota.go.id/berita/1639/mewujudkan-banda-aceh-madani-melalui-pendidikan-diniyah.html)

Rabu, 09 Maret 2016

AEF 2016 : LOMBA FOTOGRAFI

TERBUKA UNTUK UMUM
Khusus buat kamu yang punya mata lensa dunia, yuuk ikuti event ini👇🏻
~Almudarris Education Fair 2016~ PRESENTS
Lomba FOTOGRAFI📷
Dengan Tema: Nuansa Islami di Kota Madani
Syarat dan ketentuan:
1⃣   Terbuka untuk umum
2⃣   Sesuai dengan tema
3⃣   Karya belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan lain dan belum pernah di publikasikan
4⃣   Pengeditan foto hanya sebatas saturation, brightness, crop, dan contrast.
5⃣   Peserta mengumpulkan HardCopy Ukuran 6R (5 x 8 inch atau 15.2 x 20,3 cm)
ke posko pendaftaran di taman kolam FKIP Unsyiah
6⃣   Mengirimkan SoftCopy dengan format_JPG ke e-mail presidium.almudarris@gmail.com dengan subjek e-mail "Lomba Fotografi"
TIMELINE?
1⃣   Pendaftaran di buka pada tanggal 8 maret - 1 april 2016. 
2⃣   Batas akhir pengumpulan karya tanggal 2 april 2016.


📞
Ayo tunggu apa lagi, segera daftarkan diri kamu dengan cara ketik: AEF_FG_Nama_Instansi_no hp kirim ke 085262603335
atau datang langsung ke posko pendaftaran di taman kolam FKIP UNSYIAH.
💰 Fee: Rp 10.000
🎊 Juara 1,2,3 akan mendapatkan Hadiah+uang tunai+trophy+sertifikat+bingkisan menarik
 contact person: 085262603335 (Azmi)

AEF 2016 : LOMBA MENULIS OPINI

SPESIAL BUAT KAMU YANG SUKA NULIS
Almudarris Education Fair 2016 present :
LOMBA OPINI📝📝
Dengan Tema:
"Sosok Pemimpin Ideal Untuk Aceh Madani" 👥TERBUKA UNTUK UMUM.
Pendaftaran dibuka pada tanggal 8 Maret - 7 April 2016 🎀 Spesial bagi 10 pendaftar pertama, akan mendapatkan DISKON 50%. Batas akhir pengumpulan naskah 13 April 2016 pukul 18:00 WIB
Fee: Rp10.000 👉🏼Tunggu apa lagi? Ayoo.. Daftarkan dirimu segera.
Caranya: ketik AEF_Opini_Nama_Instansi_No.hp. 👉🏼kirim ke 081262997443
Atau bisa mendaftar langsung ke posko pendaftaran di taman kolam FKIP UNSYIAH.
Juara 1,2,3 akan mendapatkan uang tunai+trophy+sertifikat.
🌾SPESIAL BAGI JUARA 1🌾
👉🏼karya akan dipublikasikan di media cetak dan media online.
Untuk info lebih lanjut, hubungi: 082391119449

AEF 2016 : LOMBA DAUR ULANG

⚜TERBUKA UNTUK UMUM⚜
°°°Buat kamu yg hobi berkreasi dengan menggunakan barang bekas, ikuti event keren ini👇🏻
~Almudarris Education Fair 2016~ Mempersembahkan Lomba DAUR ULANG TEPAT GUNA 🖼
✍🏻Peserta dapat berkelompok, maksimal 3 orang.
✍🏻Pendaftaran di buka pada tanggal 8 maret - 8 april 2016.
✍🏻Batas akhir pengumpulan karya tanggal 9 april, dan presentasi karya tanggal 12 april 2016.
📞Mari daftarkan dirimu dan kelompokmu segera dengan cara, ketik: AEF_DU_Nama_Instansi_no hp kirim ke 082360016306
🏚atau datang langsung ke posko pendaftaran di taman kolam FKIP UNSYIAH.
💰 Fee: Rp 20.000
🎊 Juara 1,2,3 akan mendapatkan uang tunai+trophy+sertifikat. Dan ada juara favorite nya juga lho..
 More Information: 082360016306

FORUM STUDI ISLAM (FOSI) 2020

  UKM LDF Al m udarris memiliki enam bidang yang masing-masing bidangnya menjalankan program kerja yang bermacam ragam , termas...