Translate

Tampilkan postingan dengan label Aksi LDF Al Mudarris dkk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aksi LDF Al Mudarris dkk. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Mei 2020

Press Release : ASEAN (Al-Mudarris Stay Close With Al-Qur'an)



Banda Aceh, 29 Mei 2020Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat dan karunianya. Alhamdulillah telah dilaksanakannya program ASEAN (Al-Mudarris Stay Close With Al-Qur'an) ke-2 dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang diselenggarakan oleh bidang Kaderisasi UKM LDF (Lembaga Dakwah Fakultas) Al-Mudarris FKIP Unsyiah melalui via grup WhatsApp dan ditujukan kepada siapa pun yang ingin bergabung (bersifat Umum) dengan mengikuti segala syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan. Program ini berlangsung selama 28 hari, dimulai dari awal hingga hari ke-28 Ramadhan. Tepatnya pada Jumat, 24 April 2020 s.d. Kamis 21 mei 2020.

Mekanisme program ini, dikarenakan menggunakan via grup WhatsApp, maka peserta dibagi menjadi 6 grup. Setiap grup beranggotakan 33 peserta dan dipandu oleh 2 orang PJ dari pihak panitia (1 ikhwan dan 1 akhwat). Adapun PJ setiap grup tersebut yaitu: Ikhwan (Andhika Sing Wicaksana, Muntazul Fikri, Rafif Rizqullah Mainaky, Syarif Hidayat, Syahrizal Albar, Muhammad Idwar Riski) dan Akhwat (HumairaArta MaiselaViezar Ayu AshyvaPutri Ashfi RaihanKiki RahayuMeisya Tiara).

Jumlah peserta yang mengikuti program ASEAN ini sebanyak 198 orang. Namun, tidak semua peserta aktif hingga akhir program, hanya sebagian saja yang bertahan hingga akhir. Peserta yang mendaftar tidak hanya berasal dari Aceh saja, melainkan hampir setiap Provinsi di Indonesia, serta diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa/i,  dosen, hingga masyarakat umum ikut andil dalam program ini. 

Tujuan diselenggarakan program ASEAN ini adalah:

  1. Mendekatkan diri kepada Allah SWT. 
  2. Memperbanyak tilawah dan mengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. 
  3. Tidak lalai dengan duniawi. 
  4. Meningkatkan Semangat dalam beribadah dan berfastabiqul khairat. 
  5. Sebagai pengingat/alarm untuk kita agar tetap semangat dan istiqamah dalam mengkhatamkan Al-Qur’an. 
  6. Suatu gerakan khatam Al-Qur’an di masa Pandemi Covid 19
  7. Menambah teman baru dan suasana baru

Adapun di penghujung program ini, pihak panitia juga menyediakan doorprize untuk salah satu peserta terbaik ASEAN atas nama Muhammad Ayash Mujahidullah dari grup 2 ASEAN yang berasal dari Aceh Besar, instansi Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Dan bagi peserta yang belum menjadi peserta terbaik juga diberikan apresiasi berupa e-sertifikat. 

Dengan adanya program ini, diharapkan kepada peserta agar dapat terus meningkatkan semangatnya dalam mengkhatamkan Al-Qur'an serta tetap istiqamah dalam menjalankannya. 

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Ini adalah sebuah Kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran” (QS. Shaad [38]: 29).

Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah, baginya satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatgandakan sepuluh. Aku tidak mengatakan ‘alif laam miim’ itu satu huruf, akan tetapi, Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” (HR. Tirmidzi no. 2915. Dinilai shahih oleh Al-Albani).

 

Baca juga:


Senin, 11 Mei 2020

Press Release: TALKSHOW BEASISWA

Banda Aceh, 11 Mei 2020Minggu, 10 Mei 2020, melalui grup WhatsApp telah berlangsung Talkshow Beasiswa yang bertemakan Get Your Dream; Everyone Can Get A Scholarship yang didakan oleh Bidang Akademik dan Profesi UKM Lembaga Dakwah Fakultas Al-Mudarris FKIP Unsyiah. Acara ini ditujukan khususnya untuk para Mahasiswa/i di Indonesia, dan umumnya untuk Pelajar SMA/MAN sederajat yang akan memasuki dunia perkuliahan.

Acara ini dipandu oleh Riski Maulidy Putra (Mahasiswa Pendidikan Fisika Tahun 2018 Universitas Syiah Kuala) dan Rafif Rizqullah Mainaky (Mahasiswa Pendidikan Sejarah Tahun 2018 Universitas Syiah Kuala). Adapun pemateri yang mengisi Talkshow Beasiswa ini merupakan Mahasiswa/I FKIP Unsyiah yang berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik, yaitu:

Pemateri 1: Durratul Baidha, penerima Beasiswa Bidikmisi.

Pemateri 2: Gufron Ginting, penerima Beasiswa ETOS ID.

Pemateri 3: T. Fhonna Rizki, penerima Beasiswa PPA.

Pemateri 4: Tria Suci Faradila, penerima Bright Scholarship.

Adapun jumlah peserta yang mengikuti Talkshow Beasiswa ini sebanyak 399 Orang yang berasal dari hampir setiap Provinsi di Indonesia. Mulai dari Provinsi Aceh sampai Provinsi wilayah Indonesia bagian Timur.

Acara ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait beasiswa kepada para Mahasiswa/i dan para Pelajar yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas impian namun mempunyai kendala biaya, juga teruntuk kepada Mahasiswa atau Pela.jar yang mempunyai tekad untuk mendapatkan beasiswa dengan Pengetahuan, skil dan kemampuan yang dimiliki. Dengan mengikuti Talkshow ini, diharapkan para peserta dapat mengetahui gambaran dari proses memperoleh beasiswa melalui para pemateri. Para peserta juga terlihat antusias mengikuti acara, hal ini terlihat dari banyaknya para peserta yang aktif saat sesi tanya jawab berlangsung. Acara pun berakhir dengan pembagian file Notulensi dan sertifikat kepada para peserta di grup.

            “Terimakasih atas informasi dan ilmunya kakak-kakak dan abang-abang, semoga bisa bermanfaat bagi kami para pendengar. Serta bisa menjadi penerima beasiswa seperti senior-senior semua, aamiin”, ucap salah satu peserta di akhir acara, yang berasal dari STAI Tapaktuan, Aceh.

Pesan penting yang dapat diambil dari Talkshow ini, salah satunya adalah: “Jangan pernah berhenti untuk mencoba memperoleh beasiswa, meski telah gagal berulang kali. Karena sebenarnya, kegagalan adalah saat kita berhenti untuk mencoba.”


Baca juga:

Rabu, 27 April 2016

AEF 2016 : KOMIT BENTUK ACEH MADANI

UKM LDF Almudarris FKIP Unsyiah menggelar kegiatan Pembukaan Kegiatan Almudarris Education Fair (AEF) 2016. Pembukaan Kegiatan yang bertemakan “Sejuta Karya Mewujudkan Aceh Madani” ini dilaksanakan di Auditorium lantai 3 FKIP Unsyiah, Sabtu (9/3). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor III Unsyiah, Dr. Alfiansyah Yulianur BC. Dalam sambutannya Beliau menyambut baik kegiatan ini, Beliau berharap kegiatan ini dapat menciptakan mahasiswa muslim yang berkarakter, cerdas, tidak eksklusif dan terbuka terhadap sesama.
“Dakwah bisa juga dilakukan dengan bil hal, tidak selamanya dengan bil kalam. Keduanya harus diadobsikan dengan sinergis,” sebutnya saat membuka acara.
Pembukaan Kegiatan AEF 2016 menyita perhatian publik, mulai dari masyarakat umum, dosen sampai mahasiswa. “Kegiatan ini berisikan serangkaian kegiatan yang bertaraf nasional sampai regional dengan berbagai tingkatan, SD, SMP, SMA, mahasiswa dan  umum”, ungkap Arif selaku ketua Panitia.  
Haris Munandar selaku ketua umum LDF Almudarris menambahkan bahwa Kegiatan AEF 2016 bertepatan dengan milad UKM LDF Almudarris yang ke-21. Melalui kegiatan tersebut diharapkan syiar-syiar islam di kampus FKIP Unsyiah akan terus bersinar bahkan sinarnya menembus sampai ke nasional.
Pembukaan AEF 2016 dihadiri lebih kurang 200 orang, dari kalangan mahasiswa dan dosen. Kegiatan pembukaan tersebut dilanjutkan dengan kegiatan Seminar Pendidikan dan Peradaban Islam  bersama  Prof. Dr. H. Syahrizal Abbas, MA (Kadis Syariat Islam Aceh), Syaridin, S. Pd, M. Pd (Kadis Dikpora Kota Banda Aceh) dan Dr. rer.nat Ilham Maulana (Akademisi Universitas Syiah Kuala). Kegiatan seminar tersebut digelar dengan tema “Membentuk Generasi Muda Islam dalam Mewujudkan Aceh Madani”.
Kegiatan AEF 2016 akan berlangsung 9–16 April 2016. Dengan serangkaian kegiatan, diantaranya adalah bedah karya-karya inspiratif bersama Ustadz Salim A. Fillah (penulis buku-buku best seller islami) yang dilanjutkan dengan kegiatan Seminar Pra-nikah. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada hari Kamis, 14 April 2016. Berbagai perlombaan yang digelar seperti kontes nasyid ae-Aceh, inspiring women, kreasi hijab, musabaqah hifzil qur’an juz 30, da’i cilik, kuis rangking 1, lomba azan, cerdas cermat sirah nabawiyah, kaligrafi, lomba penulisan opini, hingga lomba daur ulang. [mr/rel]
(Via : http://unsyiah.ac.id/berita/aef-2016-komit-bentuk-aceh-madani )

AEF 2016 : MEWUJUDKAN BANDA ACEH MADANI MELALUI PENDIDIKAN DINIYAH

Banda Aceh - Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Dakwah Fakultas (UKM-LDF) Al-Mudarris FKIP Unsyiah menggelar seminar nasional bertajuk "Membentuk Generasi Muda Islam dalam Mewujudkan Aceh Madani". Acara ini berlangsung di Auditorium Lantai III FKIP Unsyiah, Sabtu (9/4/2016).
Pematerinya Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Prof Dr H Syahrizal Abbas MA, Kepala Humas Unsyiah Dr ret nat Ilham Maulana, dan Kadisdikpora Banda Aceh Syaridin SPd MPd yang pada kesempatan itu mewakili Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE.
Dalam presentasinya berjudul "Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Mewujudkan Aceh Madani", Syaridin menyebutkan, sesuai dengan semangat penerapan Syariat Islam secara kaffah, pendidikan karakter di bangku sekolah yang ada di Banda Aceh lebih ditekankan pada pembentukan akhlakul karimah para siswa.
Menurutnya, desain induk pendidikan karakter anak berlangsung pada tiga tempat yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat. “Yang paling utama dan bertanggungjawab dalam pembentukan karakter anak adalah kedua orangtuanya yang dimulai sejak anak di dalam kandungan hingga masa menyusui selama dua tahun pertama. Keluarga adalah fase pendidikan karakter paling penting.”
“Saat anak berusia tujuh tahun dan memasuki bangku sekolah, baru terlihat karakter dasar si anak. Mulai saat itu pula, guru di sekolah ‘meluruskan’ yang belum baik hingga si anak mampu menamatkan pendidikannya dengan memiliki karakter diri yang baik pula,” sebut alumni FKIP Unsyiah Prodi Pendidikan Fisika ini.
Berdasarkan kurikulum pendidikan nasional saat ini, sebutnya lagi, pendidikan karakter bagi para siswa ditanamkan dalam semua mata pelajaran. “Ada 18 nilai yang diajarkan, antara lain religius, kejujuran, toleransi, dan yang terakhir tanggung jawab,” katanya seraya meyebut masyarakat sipil, pemerintah, dan media massa turut berkontribusi dalam pembentukan karakter anak didik.
Ia menjelaskan, individu-individu berkarakter yang dilandasi ke-18 nilai pendidikan karakter inilah yang nantinya akan membentuk masyarakat berkarakter. “Masyarkaat berkarakter itu setidaknya harus memiliki empat konfigurasi nilai-nilai sosial-kultural-psikologi yakni kemampuan olah pikir, olah hati, olah raga, dan olah rasa/karsa.”
Dan untuk mewujudkan Aceh yang Madani, sambungnya, tentu harus didukung dengan masyarakatnya yang madani pula. “Masyarakat madani adalah masyarakat yang berperadaban, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dan maju dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkapnya.
“Ciri-ciri masyarakat madani antara lain warganya cerdas, demokratis, religius. Selanjutnya bercirikan Imtaq, kritis argumentatif, kreatif, dan dapat menerima semangat perbedaan,” ungkapnya lagi.
Ia menambahkan, salah satu upaya pihaknya dalam mewujudkan visi Banda Aceh Model Kota Madani yang telah dicanangkan Pemko Banda Aceh, adalah dengan meluncurkan program pendidikah diniyah pada sekolah umum untuk semua jenjang. “Sudah kita terapkan mulai dari tingakt SD hingga SMA sejak 2011. Materi pendidikannya yakni pengetahuan agama Islam yang mencakup seluruhnya -di luar kurikulum pendidikan nasional.”
“Anggaran yang dibutuhkan untuk program pendidikan diniyah yang digelar dua kali seminggu pada sore hari ini, 100 persen kita bebankan pada APBK Banda Aceh. Total tenaga pengajarnya berjumlah 477 ustaz dan ustazah yang kita rekrut dari dayah dan pesantren ditambah guru pada sekolah masing-masing,” katanya.
Di samping materi pendidikan yang diberikan, ditambah pelaksanaan kajian Islam dan dakwah umum rutin bagi siswa dan guru, hal-hal lain yang menjadi fokus perhatian Disdikpora Banda Aceh adalah menciptakan budaya sekolah yang islami, lingkungan bersih, hijau dan nyaman, pemenuhan sarana ibadah, hingga memastikan seragam siswa-siswi yang sesuai dengan nilai-nilai islami dan kearifan lokal.
Menjawab pertanyaan salah satu peserta terkait keefektifan dan evaluasi terhadap program pendidikan diniyah di Banda Aceh, Syaridin menyebutkan dalam menjalankan program tersebut pihaknya bekerjasama dengan pihak Dinas Syariat Islam (DSI), MPU, dan Kankemenag RI. “Kami yang menjalankan, sedangkan evaluasi hasil dilakukan oleh DSI dan MPU.”
“Salah satu hasil konkrit yang sudah dicapai yakni meningkatnya persentase anak-anak kita yang mampu membaca Al-Quran. Sebelum penerapan pendidikan diniyah, hanya 62 persen siswa SD hingga SMA di Banda Aceh yang mampu membaca Al-Quran. Pasca penerapan program diniyah, pada 2014 lalu angkanya naik menjadi 89 persen,” ungkapnya.
Pemko Banda Aceh, sebut Syaridin, saat ini juga tengah mengembangkan program Hafiz (Penghafal) Al-Quran di bangku sekolah. “Baru-baru ini kita luncurkan di SMPN 4 Peunayong. Berita yang menggembirakan lagi, tahun ini ada 10 siswa-siswi kita yang akan lulus SMA dengan kemampuan menghafal Al-Quran 30 juz,” pungkasnya.
Acara yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsyiah Dr Ir Alfiansyah Yulianur BC tersebut, turut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKIP Drs Wildan MPd, Ketua BEM FKIP Unsyiah Sibghatullah Arrasyid, dan sejumlah tamu undangan lainnya, serta ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di Unsyiah. (Jun)
(Via : http://www.bandaacehkota.go.id/berita/1639/mewujudkan-banda-aceh-madani-melalui-pendidikan-diniyah.html)

Rabu, 09 Maret 2016

AEF 2016 : LOMBA FOTOGRAFI

TERBUKA UNTUK UMUM
Khusus buat kamu yang punya mata lensa dunia, yuuk ikuti event ini👇🏻
~Almudarris Education Fair 2016~ PRESENTS
Lomba FOTOGRAFI📷
Dengan Tema: Nuansa Islami di Kota Madani
Syarat dan ketentuan:
1⃣   Terbuka untuk umum
2⃣   Sesuai dengan tema
3⃣   Karya belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan lain dan belum pernah di publikasikan
4⃣   Pengeditan foto hanya sebatas saturation, brightness, crop, dan contrast.
5⃣   Peserta mengumpulkan HardCopy Ukuran 6R (5 x 8 inch atau 15.2 x 20,3 cm)
ke posko pendaftaran di taman kolam FKIP Unsyiah
6⃣   Mengirimkan SoftCopy dengan format_JPG ke e-mail presidium.almudarris@gmail.com dengan subjek e-mail "Lomba Fotografi"
TIMELINE?
1⃣   Pendaftaran di buka pada tanggal 8 maret - 1 april 2016. 
2⃣   Batas akhir pengumpulan karya tanggal 2 april 2016.


📞
Ayo tunggu apa lagi, segera daftarkan diri kamu dengan cara ketik: AEF_FG_Nama_Instansi_no hp kirim ke 085262603335
atau datang langsung ke posko pendaftaran di taman kolam FKIP UNSYIAH.
💰 Fee: Rp 10.000
🎊 Juara 1,2,3 akan mendapatkan Hadiah+uang tunai+trophy+sertifikat+bingkisan menarik
 contact person: 085262603335 (Azmi)

AEF 2016 : LOMBA MENULIS OPINI

SPESIAL BUAT KAMU YANG SUKA NULIS
Almudarris Education Fair 2016 present :
LOMBA OPINI📝📝
Dengan Tema:
"Sosok Pemimpin Ideal Untuk Aceh Madani" 👥TERBUKA UNTUK UMUM.
Pendaftaran dibuka pada tanggal 8 Maret - 7 April 2016 🎀 Spesial bagi 10 pendaftar pertama, akan mendapatkan DISKON 50%. Batas akhir pengumpulan naskah 13 April 2016 pukul 18:00 WIB
Fee: Rp10.000 👉🏼Tunggu apa lagi? Ayoo.. Daftarkan dirimu segera.
Caranya: ketik AEF_Opini_Nama_Instansi_No.hp. 👉🏼kirim ke 081262997443
Atau bisa mendaftar langsung ke posko pendaftaran di taman kolam FKIP UNSYIAH.
Juara 1,2,3 akan mendapatkan uang tunai+trophy+sertifikat.
🌾SPESIAL BAGI JUARA 1🌾
👉🏼karya akan dipublikasikan di media cetak dan media online.
Untuk info lebih lanjut, hubungi: 082391119449

AEF 2016 : LOMBA DAUR ULANG

⚜TERBUKA UNTUK UMUM⚜
°°°Buat kamu yg hobi berkreasi dengan menggunakan barang bekas, ikuti event keren ini👇🏻
~Almudarris Education Fair 2016~ Mempersembahkan Lomba DAUR ULANG TEPAT GUNA 🖼
✍🏻Peserta dapat berkelompok, maksimal 3 orang.
✍🏻Pendaftaran di buka pada tanggal 8 maret - 8 april 2016.
✍🏻Batas akhir pengumpulan karya tanggal 9 april, dan presentasi karya tanggal 12 april 2016.
📞Mari daftarkan dirimu dan kelompokmu segera dengan cara, ketik: AEF_DU_Nama_Instansi_no hp kirim ke 082360016306
🏚atau datang langsung ke posko pendaftaran di taman kolam FKIP UNSYIAH.
💰 Fee: Rp 20.000
🎊 Juara 1,2,3 akan mendapatkan uang tunai+trophy+sertifikat. Dan ada juara favorite nya juga lho..
 More Information: 082360016306

APRIL EVENT : ALMUDARRIS EDUCATION FAIR 2016


Minggu, 07 Februari 2016

CORETAN KADER : MENUJU RUMAH ABADI

MENUJU RUMAH ABADI
Oleh : Ilyana Simehatte

Kematian adalah satu perkara yang pasti akan menjemput manusia. Tak seorang pun dapat mengelak darinya. Walau di mana pun, pasti maut menjemputnya. Ketika tiba saatnya malakul maut menjemput, tak ada seorang pun yang bisa menangguhkannya. Kematian merupakan hal yang harus dilalui untuk menuju rumah abadi, rumah yang besarnya itu hanya beberapa meter saja tanpa cahaya serta tanpa keluarga yang menemani. Soooo...!!! sekarang tinggal menunggu waktu itu terjadi, tenannnnng semua pasti mendapatkan giliran, bedasarkan  nomor cabut bukan nomor urut.

Allah SWT berfirman: “Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatimu kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh. Jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: ‘Ini adalah dari sisi Allah’, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: ‘Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad).’ Katakanlah: ‘Semuanya (datang) dari sisi Allah.’ Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun?” (An-Nisa’: 78)

Dunia ini hanya bagaikan dongeng belaka, kita harus tetap fokus untuk tujuan utama yaitu alam akhirat. Banyak hal-hal yang harus kita persiapan dalam masa penantian ini, jadi jangan pernah sia-siakan waktumu sobat. Karena kematian adalah satu perkara yang pasti, maka Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk senantiasa mengingatnya. Rasulullah SAW bersabda: “Perbanyaklah oleh kalian mengingat penghancur kenikmatan dunia.” yakni kematian. (HR. At-Tirmidzi dan An-Nasa’i, dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Irwa’ul Ghalil no. 682)

Hikmah dari mengingat mati adalah agar seseorang mempersiapkan dirinya dengan amalan shalih untuk mendapatkan kebahagiaan di kehidupan berikutnya. Ingatlah wahai saudaraku, ketika seorang meninggal tidaklah bermanfaat baginya harta, anak-anak, dan keluarganya. Yang bermanfaat baginya hanyalah amalannya. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:  “Tiga perkara yang akan mengantarkan mayit: keluarga, harta, dan amalannya. Dua perkara akan kembali dan satu perkara akan tetap tinggal bersamanya. Yang akan kembali adalah keluarga dan hartanya, sedangkan yang tetap tinggal bersamanya adalah amalannya.” (Muttafaqun ‘alaih). Semoga kita semua menjadi orang-orang yang selalu merindukan akhirat bukan dunia. Masa depan akhiratmu bergantung pada amalmu sendiri. Yukkkk berlomba-lomba dalam kebaikan untuk mendapatkan rumah terbaik disana kelak.

Minggu, 03 Januari 2016

EKSPEDISI BUMI ALLAH PART II : LHOK KEUTAPANG

“Sesungguhnya, dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.” (QS. Ali-‘Imran: 190-191).
Salah satu yang dapat kita lakukan adalah dengan ber Tafakur Alam, yang merupakan perwujudan dari rasa syukur seorang hamba terhadap apa yang diciptakan oleh Allah SWT.....
Ekspedisi Bumi Allah (02-01-2016) ~ UKM LDF Al-Mudarris FKIP Unsyiah
-------------------------------------------------------------------------------













Sabtu, 11 Oktober 2014

LDF Almudarris Ber-Qurban

Rabu (8/10), dalam rangka hari raya Idul Adha 1435 H LDF Almudarris gelar Open House di sekretriatnya mushalla Almudarris Jln. Inong Balee, komplek prodi sendratasik FKIP Unsyiah. Seperti yang dijelaskan Rizki Wiguna, ketua Umum LDF Almudarris 1435 H, kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahim dan mengenalkan lembaga kepada khalayak.
“Menyemarakan hari-hari besar Islam apalagi Idul Adha adalah bagian dari sunnah. Karenanya, melalui open house ini kita berharap dapat menjalin silaturahim antar sesama pengurus, mahasiswa, dosen, dan juga tokoh masyarakat sekitar”, tandasnya.
Kegiatan ini dimulai sejak pukul 12.00-16.00 WIB. Para tamu melaksanakan shalat zuhur berjama’ah dilanjutkan dengan makan siang bersama. Turut hadir pembantu dekan III FKIP Unsyiah Dr. Wildan, M.Pd., Ust. Syafrilsyah Syarif ketua keagamaan Pemuda Gampong Kopelma, Ust. Yusran Hadi ketua MIUMI Aceh, presiden mahasiswa Unsyiah Muhammad Chaldun, wakil presiden mahasiswa Irwansyah Putra, ketua MPM Unsyiah Muhammad Faisal Arif, ketua UKM LDK Fosma 2013 Dede Cep Habibillah, dan juga para alumni UKM LDF Almudarris FKIP Unsyiah.

Open House ini adalah rangkaian dari kegiatan FKIP BerQurban 1435 H, setelah satu hari sebelumnya LDF Almudarris menyembelih 2 ekor kambing qurban pemberian dari hamba Allah. Sekretaris panitia, Saiful Ahyar berharap ini menjadi awal yang baik untuk qurban-qurban ditahun berikutnya.
“Alhamdulillah panitia berhasil mengumpulkan hewan qurban sebanyak 2 ekor kambing. Karena ini awal dilaksanakan di mushalla Almudarris, semoga kedepan ada kemajuan”, tuturnya.



Selasa, 08 Oktober 2013

FOSI: Lahirkan Pemimpin Sejati

Lebih dari 150 mahasiswa baru FKIP Unsyiah 2 hari lalu (6/10) selesai mengikuti rangkaian kegiatan Forum Studi Islam (FOSI) yang dilaksanakan Ldf Al-Mudarris periode 1434 H. Kegiatan yang bertajuk “Muslim Youth Leader” ini dilaksanakan sebagai salah satu sarana open recruitment kelembagaan yang dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut, 5-6 Oktober 2013. Hari pertama dilaksanakan di Auditorium gedung lama FKIP. Peserta disuguhi beberapa materi keislaman dan training motivasi yang diharapkan dapat menjadi bekal mereka agar sukses menempuh pendidikan di FKIP Unsyiah. Hari kedua mengambil tempat di Sarah, Aceh Besar dilaksanakan outbond bagi para peserta untuk membina sikap mental, kepribadian, dan kepedulian sosial sebagai modal dasar yang harus dimiliki setiap mahasiswa.
“Berkarya untuk negeri, majulah alumni FOSI, menjadi pemimpin sejati untuk masa depan hakiki”. Tandas Irwansyah putra selaku Ketua Umum Ldf Al-Mudarris dalam sambutanya. Peserta sangat antusias mengikuti FOSI. Bahkan mereka sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dari sini mereka banyak belajar bagaimana menjadi manusia seutuhnya. Manusia intelektual yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga manusia yang taat dan tahu bagaimana cara menghamba pada Rabbnya, serta mengantarkan mereka menuju kesuksesan sejati. “FOSI itu luar biasa! FOSI membantu membuka pintu-pintu kesuksesan, bak kunci emas yang membuka pintu gerbang kejayaan, mendidik untuk menjadi insan yang kuat yang tak goyang bila harus menyeberangi berbagai jalan curamnya hidup. FOSI is mine and yours!”. Papar Fathur Hadyan, mahasiswa prodi pendidikan biologi 2013.

FOSI akan terus menjadi madrasah pertama bagi para mahaiswa baru FKIP dan akan terus menghasilkan manusia-manusia berkualitas. Menyeru kepada yang ma’aruf dan mencegah dari yang mungkar dalam rangka menciptakan FKIP madani dan wajah pendidikan Indonesia yang lebih baik.

Sabtu, 21 September 2013

Operasi Semut: Ciptakan kampus yang bersih, nyaman, dan hijau



    Darussalam 21/9. Mahasiswa yang mengatasnamakan “aliansi mahasiswa peduli lingkungan” pagi tadi melakukan aksi yang bertajuk “Operasi Semut+ Jalan Santai” dilingkungan kampus Unsyiah, Darussalam. Digawangi Ldf Almudarris/FKIP dan Ldf An-nahl/ FKH, kegiatan berlangsung lancar. 
     Dimulai pukul 7 pagi, mahasiswa yang berjumlah 20 orang cukup antusias mengikuti kegiatan yang dibuka langsung oleh ketua Ldk Fosma Unsyiah Dede C Habibillah. Dalam sambutanya Dede C mengatakan, agar hendaknya mahasiswa selalu memperhatikan kebersihan sebagai bagian dari iman. Tidak hanya lingkungan kampus saja yang  dibersihkan, tetapi juga lingkungan rumah, dan kamar. Dan yang terpenting adalah hati yang harus selalu bersih.

“Hari ini dua Ldf telah membuktikan bahwa masih ada orang-orang yang peduli terhadap kebersihan lingkungan kampus. Setelah sebelumnya kegiatan ini juga pernah di buat di Fosma. Harapanya kedepan lebih banyak lagi teman-teman yang kita ajak untuk bergabung dan sama-sama peduli terhadap lingkungan kampus kita. Dan bukan hanya kampyus saja yang kita bersihkan, tetapi juga badan kita, kamar kita, dan yang terpenting ada satu lagi yang harus kita bersihkan yaitu hati kita”. Demikian papar Dede.

Rute yang diambil dalam kegiatan ini adalah RKU1-RKU2-RKU3-FKH-FKIP-FH-Mesjid Jamik kampus. Kegiatan ditutup pukul 9.30, diakhiri dengan sarapan bareng dan pembagian doorprize menarik bagi yang beruntung.

“Harapanya kegiatan ini bukan yang terakhir kita laksanakan. Kedepan InsyaAllah akan ada kegiatan-kegiatan serupa. Paling tidak, ini bisa menjadi warning bagi rekan-rekan mahasiswa yang masih buang sampah sembarangan. Dan semuga, BEM, UKM, dan HMJ yang ada bisa terilhami untuk melaksanakan kegiatan yang mulia ini”. Kata Rizki Wiguna selaku koordinator acara.

Sebagaimana yang khalayak ketahui bahwa kampus Jantong Hatee Rakyat Aceh memang dipenuhi sampah. Sebut saja mesjid Jamik kampus. Disana dipenuhi berbagai jenis sampah, dari bungkus makanan, kaleng minuman, bungkus rokok, hingga atribut sisa-sisa Ospek betebaran dimana-mana. Ini tentunya menjadi tanggung jawab dan kewajiban bagi seluruh civitas cademika   yang ada di Unsyiah untuk menciptakan lingkungan kampus yang bersih, nyaman, dan hijau.

Kamis, 19 September 2013

Kalam: Menggapai Dunia Dengan Langit

Darussalam 19/9. LDF Almudarris hari ini kembali melaksanakan Kajian Islam (Kalam) Pekanan.  Sebagai salah satu program kerja unggulan melalui bidang Syiar dan Media, diharapkan kedepannya program ini menjadi sarana bagi mahasiswa FKIP untuk menambah wawasan di bidang keagamaan.

“Saya berharap supaya mahasiswa FKIP dapat terus konsisten mengikuti program ini. Karena selain sebagai khazanah keilmuan tentang Islam,  ada beberapa hal  yang ingin kami tuju melalui Kalam ini. Diantaranya menyadarkan mahasiswa FKIP akan pentingnya Islam diterapkan kepada calon pendidik yang akkan menghasilkan generasi penerus bangsa, menciptakan suasana kampus yang Islami dan menjadikan FKIP sebagai madrasahnya, dan membiasakan kegiatan-kegiatan di FKIP berlandaskan Islam dan bernuansa Islami”. Demikian papar Irwansyah Putra selaku ketua  umum LDF Almudarris 1434 H/ 2013 M.

Kajian Islam siang tadi sedikit berbeda  dengan kajian yang biasa dilaksanakan. Bertempat di lobi lantai satu  gedung FKIP baru kajian kali ini dihadiri sekitar enam puluh orang mahasiswa. Mengambil tema ‘Menggapai Dunia dengan Langit’ mahasiswa cukup antusias mengikuti kajian yang dimulai pukul 10.30 dan berakhir pukul 12.00 tersebut.

Ustadz Hasamuddin, Lc yang bertindak sebagai pemateri cukup rinci memaparkan materi. Diantaranya bahwa kesuksesan itu membutuhkan proses. Kita sebagai manusia ‘jatuh bangun’ adalah hal yang biasa. Tak penting berapa kali kita gagal, yang terpenti adalah  berapa kali kita bangkit dari kegagalan itu. Langkah yang ditempuh oleh salafus salih agar sukses dalam belajar yang dapat kita teladani adalah kerja keras, menjauhi maksiat, bersabar dan berdoa, mengisi waktu-waktu kosong dengan kegiatan yang bermanfaat, serta optimis dan bertawakal.

Ia juga memaparkan bahwa sukses yang sebenarnya adalah seperti yang dikatakan oleh Imam Ahmad, ‘Kaki ini takkan pernah berhenti  melangkah hingga ia sampai ke syurga’. 

Kamis, 20 September 2012

LDK Banda Aceh dan Aceh Besar Gelar Aksi Peduli Islam

Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Fosma Unsyiah bersama dengan LDK se-Banda Aceh dan Aceh Besar, mengadakan aksi solidaritas pembelaan dunia Islam. Aksi ini dilakukan di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh, Rabu (18/09/12) pagi.

Aksi ini juga diikuti oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) islam lainnya, seperti Rohani Islam (Rohis) se-Banda Aceh, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan (Kesatuan Aksi Pelajar Muslim Indonesia (KAPMI) Aceh.

Ketua Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) FKIP Unsyiah, Wendi Septian, ketika dihubungi melalui telepon selularnya mengatakan, aksi solidaritas ini dilakukan lantaran dalam beberapa pekan terakhir agama Islam seperti dilecehkan.

"Dalam dua pekan ada dua kasus pelecehan tentang Islam, dimulai dari beredarnya film penghinaan Nabi Muhammad SAW hingga fitnah Rohis sebagai ladang teroris," kata Wendi.

FORUM STUDI ISLAM (FOSI) 2020

  UKM LDF Al m udarris memiliki enam bidang yang masing-masing bidangnya menjalankan program kerja yang bermacam ragam , termas...