Translate

Tampilkan postingan dengan label Info Almudarris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Almudarris. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Mei 2020

Press Release : ASEAN (Al-Mudarris Stay Close With Al-Qur'an)



Banda Aceh, 29 Mei 2020. Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat dan karunianya. Alhamdulillah telah dilaksanakannya program ASEAN (Al-Mudarris Stay Close With Al-Qur'an) ke-2 dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang diselenggarakan oleh bidang Kaderisasi UKM LDF (Lembaga Dakwah Fakultas) Al-Mudarris FKIP Unsyiah melalui via grup WhatsApp dan ditujukan kepada siapa pun yang ingin bergabung (bersifat Umum) dengan mengikuti segala syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan. Program ini berlangsung selama 28 hari, dimulai dari awal hingga hari ke-28 Ramadhan. Tepatnya pada Jumat, 24 April 2020 s.d. Kamis 21 mei 2020.

Mekanisme program ini, dikarenakan menggunakan via grup WhatsApp, maka peserta dibagi menjadi 6 grup. Setiap grup beranggotakan 33 peserta dan dipandu oleh 2 orang PJ dari pihak panitia (1 ikhwan dan 1 akhwat). Adapun PJ setiap grup tersebut yaitu: Ikhwan (Andhika Sing Wicaksana, Muntazul Fikri, Rafif Rizqullah Mainaky, Syarif Hidayat, Syahrizal Albar, Muhammad Idwar Riski) dan Akhwat (Humaira, Arta Maisela, Viezar Ayu Ashyva, Putri Ashfi Raihan, Kiki Rahayu, Meisya Tiara).

Jumlah peserta yang mengikuti program ASEAN ini sebanyak 198 orang. Namun, tidak semua peserta aktif hingga akhir program, hanya sebagian saja yang bertahan hingga akhir. Peserta yang mendaftar tidak hanya berasal dari Aceh saja, melainkan hampir setiap Provinsi di Indonesia, serta diikuti oleh berbagai kalangan mulai dari pelajar, mahasiswa/i,  dosen, hingga masyarakat umum ikut andil dalam program ini. 

Tujuan diselenggarakan program ASEAN ini adalah:

  1. Mendekatkan diri kepada Allah SWT. 
  2. Memperbanyak tilawah dan mengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. 
  3. Tidak lalai dengan duniawi. 
  4. Meningkatkan Semangat dalam beribadah dan berfastabiqul khairat. 
  5. Sebagai pengingat/alarm untuk kita agar tetap semangat dan istiqamah dalam mengkhatamkan Al-Qur’an. 
  6. Suatu gerakan khatam Al-Qur’an di masa Pandemi Covid 19
  7. Menambah teman baru dan suasana baru

Adapun di penghujung program ini, pihak panitia juga menyediakan doorprize untuk salah satu peserta terbaik ASEAN atas nama Muhammad Ayash Mujahidullah dari grup 2 ASEAN yang berasal dari Aceh Besar, instansi Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Dan bagi peserta yang belum menjadi peserta terbaik juga diberikan apresiasi berupa e-sertifikat. 

Dengan adanya program ini, diharapkan kepada peserta agar dapat terus meningkatkan semangatnya dalam mengkhatamkan Al-Qur'an serta tetap istiqamah dalam menjalankannya. 

كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

“Ini adalah sebuah Kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayat-Nya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran” (QS. Shaad [38]: 29).

Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah, baginya satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatgandakan sepuluh. Aku tidak mengatakan ‘alif laam miim’ itu satu huruf, akan tetapi, Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf” (HR. Tirmidzi no. 2915. Dinilai shahih oleh Al-Albani).

 

Baca juga:


Sabtu, 21 Maret 2020

FORUM STUDI ISLAM (FOSI) 2020

 

UKM LDF Almudarris memiliki enam bidang yang masing-masing bidangnya menjalankan program kerja yang bermacam ragam, termasuk di dalamnya Bidang Kaderisasi. Bidang Kaderisasi khusus melaksanakan program-program yang sifatnya internal, seperti pendataan dan pemberdayaan anggota. Selanjutnya bidang kaderisasi juga menangani kegiatan perekrutan anggota baru yang tertuang dalam kegiatan Forum Studi Islam (FOSI). Fokus dari kegiatan FOSI adalah pada perekrutan dan pembinaan, sehingga estafet dakwah di kampus FKIP Unsyiah dapat terus terlaksana.
Kepengurusan tahun ini pelaksanaan kegiatan FOSI dilaksanakan selama dua hari yaitu pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 7-8 Maret 2020 bertempat di Auditorium lantai dua gedung FKIP Unsyiah (Indoor) dan lingkungan kampus Unsyiah (Outdoor). Adapun tema FOSI kali ini adalah “Eksplorasi Potensi Diri dengan Karakter Islami Menuju Generasi Rabbani” dengan sasarannya adalah seluruh mahasiswa aktif FKIP Unsyiah, khususnya mahasiswa tahun angkatan 2017-2019.

Tujuan dari kegiatan ini antara lain yaitu:

  1. Memperbaiki pola pikir mahasiswa bahwa kuliah bukanlah sekedar belajar didalam ruangan.
  2. Membuka cakrawala mahasiswa tentang kondisi islam kontemporer, dan memberikan simulasi pemecahan masalah umat kontemporer.
  3. Menyediakan wadah dan sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri di bidang dakwah kampus.
  4. Membentuk generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai dan perjuangan islam.
  5. Memberikan pemantapan kepemimpinan melalui Leadership Training kepada mahasiswa.


Kegiatan FOSI berbentuk pelatihan kepemimpinan, diskusi dan simulasi aksi. Pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan kepemimpinan (Leadership Training). Diskusi yang dilaksanakan adalah diskusi terkait permasalahan dakwah kontemporer serta peran generasi muda islam dalam menyikapi hal tersebut. Simulasi aksi yang dilaksanakan adalah realisasi sikap dan perbuatan yang sesuai dengan materi kepemimpinan yang diberikan. Setiap kegiatan tersebut dibimbing langsung oleh trainer, ustadz dan pemateri yang handal. Berikut merupakan meteri yang sampaikan pada kegiatan FOSI 2020:

  • Materi 1: Mengapa harus ikut Almudarris? dengan Pemateri: Muhammad Nazar, S.Pd, MSCST 
  • Materi 2: Ukhuwah islamiah dan amal jama’i dengan Pemateri: Jalaluddin, ST., MA
  • Materi 3: Urgensi dakwah kampus dan kepemimpinan dengan Pemateri: Shibghatullah Arrasyid, S.Pd
  • Materi Outdoor: Semangat di jalan dakwh dengan Pemateri: Muhammad Dekar, S.Pd., M.Si




Muhammad Haris selaku ketua panitia tentunya berharap acara FOSI 2020 berjalan dengan lancar, sangat banyak waktu, pikiran bahkan tenaga untuk mempersiapkan FOSI. Mulai dari Open Recruitment dengan menjaga posko pendaftaran bersama panitia-panitia lain, wawancara, sampai pada hari H panitia tetap terus bekerja keras demi menyukseskan acara FOSI 2020. Tanpa ridho Allah Swt  serta dukungan dan sokongan dari alumni juga pihak-pihak lain yang tidak bisa di sebut satu-persatu tentunya FOSI 2020 akan tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Maulana Yusuf selaku penanggung jawab kegiatan sekaligus Ketua Umum UKM LDF Almudarris sangat berterima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bersusah payah dan bekerja keras untuk menyuksesakan FOSI 2020. “sangat banyak potensi Almudarris kedepan, dari hasil tes wawancara yang dilalui oleh peserta FOSI bermacam ragam karakter yang saya temukan, seperti semangat yang tinggi, rasa peduli, rasa ingin tahu, rasa memiliki, rasa penasaran, bahkan mempunyai harapan yang nantinya akan menjadi seorang pemimpin di masa yang akan datang. Ini adalah semangat yang tidak boleh di sia-siakan” ujar beliau.
FOSI 2020 diresmikan/dibuka langsung oleh Bapak Dekan FKIP Unsyiah yaitu Bapak Prof. Dr. Djufri, M.Si. beliau juga mengatakan bahwa Almudarris mempunyai potensi yang sangat besar, sebab banyak jurusan yang terdapat didalamnya, sehingga apabila bisa dikombinasikan maka akan munculah ide-ide yang cemerlang yang tentunya dapat bermanfaat untuk orang banyak. Beliau juga menegaskan bahwa jadilah manusia yang mempunyai komitmen, janganlah seperti buih dilautan yang terombang-ambing tak tentu arah.


Alhamdulillah jumlah peserta FOSI 2020 yang terekrut sebanyak 235 orang, Insyaa Allah dengan banyaknya jumlah tersebut harapannya dapat terus berpartisipasi dalam setiap kegiatan Almudarris serta tidak ada kata mudur jika perintah dakwah sudah menyeru. Allahu Akbar!
Almudarris 1441-1442
Ikhlas tanpa tapi Dakwah tanpa nanti

Baca juga:

Senin, 05 Agustus 2019

Pengurus Lembaga Dakwah Fakultas Almudarris 1440 H/2019 Membuka lembaran baru bagi lembaga dakwah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Universitas Syiah Kuala.





Pengurus Lembaga Dakwah Fakultas Almudarris 1440 H/2019
Membuka lembaran dan warna baru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala.
Setelah dilantiknya pengurus/presidium LDF Almudarris priode 1440/2019 pada februari yang lalu, ldf almudarris komitmen akan membuka lembaran baru bagi lembaga dakwah fakultas menjadi lembaga dakwah yang kratif, inovatif dan profesional.

 #PemudaTangguhCerdasBerkarakter merupakan ciri khas jargon yang dimiliki oleh almudarris sebagai semboyan sekaligus misi yang ingin dicapai pada kepengurusan ditahun ini. karena diera kemajuan teknologi dan informasi sekarang ini, menimbulkan dampak positif dan negatif. yang menjadi perhatian kita selama ini tentang hal negatifnya yaitu kondisi pemuda muslim hari ini dengan kemajuan teknologi dan informasi tersebut menjadi lalai, jauh dari agama, lemah dan bahkan mengalami krisis moral. pemuda adalah sosok yang memiliki peran yang besar bagi kemajuan suatu peradaban, alasan mengambil jargon tersebut memiliki nilai filososofis yaitu; Pemuda Tangguh yang arti memiliki mental dan fisik yang kuat, sikap pantang menyerah, pekerja keras, optimis dan pemberani. Cerdas yaitu memiliki akal fikiran yang sempurna, berilmu pengetahuan, serta pandai dalam segala urusan. Berkarakter yaitu memiliki budi pekerti/akhlak yang mulia, serta dapat memberikan inspirasi kepada orang lain dengan keteladanan. Itulah jargon dari buah pemikiran yang mendalam dari pengurus ldf almudarris dalam menjalankan tugasnya, dan sebagai azas bagi kader-kader ldf almudarris fkip unsyiah.

singkatnya pengelolaan kaderisasi yang baik dan terarah akan membawa masa depan yang baik bagi suau organisasi. harapannya dengan pembinaan tarbiyah islamiah yang baik juga dapat mewujudkan pemuda islam sejati yang akan membawa nasib ummat ini menjadi lebih baik, menjadi agen of change ditengah masyarakat serta semangat dan ikhlas dalam berjuang. 

Allah ghayatunna, Arrasul kudwahtuna, Alquran dusturuna, aljihadu sabluna, almautu fi sabilillah asma amanina







Sabtu, 28 April 2018

Rangkaian AEF 2018, Syarat & Ketentuan

Assalamu'alaikum....
Bagaimana kabar nya saudara-saudara seiman?
Sudah tau belum kalau UKM LDF Almudarris kembali akan melaksanakan Big Event Almudarris Education Fair (AEF) 2018. Kali ini tentu saja kegiatan yang dilaksanakan sangat menarik dan akan menambah wawasan para peserta. AEF 2018 kali ini akan dihelat 30 April-5 Mei mengambil tema "Pendidikan Islami Wujudkan Generasi Gemilang Menuju Era Keemasan 2045". Apa saja rangkaian acaranya? Yuk di simak syarat dan ketentuanya.

Seminar Pendidikan Nasional
Seminar pendidikan kali ini akan mengkaji bagaimana pendidikan islam mampu melahirkan generasi bangsa yang bertaqwa dan cerdas.
1. Tema: Pendidikan Islami Wujudkan Generasi Gemilang Menuju Era Keemasan 2045
2. Narasumber: Drs. H. Muhammad Zahri, M.Pd (ketua JSIT Indonesia), Drs. Abdul Fikri, M.M (wakil ketua komisi X DPR RI)
3. Waktu pelaksanaan: Senin, 30 April 2018
4. Tempat: Aula FKIP Unsyiah
5. Registrasi: AEF18_SPN_NAMA_INSTANSI_NO HP kirim ke 0821-6507-6658 via SMS/WA
6. Kontribusi: Rp. 20.000,-

Lomba Cerdas Cermat Sirah Nabawiyah
1. Terbuka untuk siswa dan mahasiswa Banda Aceh dan Aceh Besar
2. Setiap kelompok terdiri dari 3 orang
3. Registrasi: AEF18_Instansi_LCC_NO HP kirim ke 0823-6842-4314 via SMS/WA
4. Waktu pelaksanaan: Kamis, 3 Mei 2018
5. Tempat: Lobi FKIP Unsyiah
6. Kontribusi: Rp. 35.000,-/regu

Lomba Nasyid
1. Peserta untuk SMA/SMK/MA dan Mahasiswa
2. Nasyid yang diperlombakan adalah vocal group minus one
3. Tiap grup maksimal 6 orang, minimal 2 orang
4. Membawa 1 lagu wajib dan 1 lagu pilihan
5. Lagu wajib: Ainul mardiah (unic), Assalamu'alaika (Maher Zain), Sumayyah (Hijaz)
6. Lagu pilihan bebas islami (instrumen dari peserta)
7. Registrasi: AEF18_LN_Nama gup_No HP kirim ke 0813-6297-3940 (ikhwan) 0823-6502-7996 (akhwat) SMS/WA
8. Waktu pelaksanaan: Rabu, 2 Mei 2018
9. Kontribusi: Rp. 60.000,-

Lomba Da'i Cilik
1. Peserta tingkat SD/MIN dan TPA Banda Aceh dan Aceh Besar
2. Durasi 7 menit
3. Tidak diperkenankan membawa teks
4. Registrasi: AEF18_DC_Instansi_No HP kirim ke 0852-7744-0374 SMS/WA
5. Waktu pelaksanaan: Kamis, 3 Mei 2018
6. Kontribusi: Rp. 15.000,-

Lomba Hafidz Cilik
1. Peserta berusia 7-12 tahun
2. Hafalan yang diuji juz 30, surah wajib An-Nazi'at
3. Menyertakan FC Akte kelahiran (diserahkan saat TM)
4. Registrasi: AEF_HC_Instansi_No HP kirim ke 0822-7481-65-29 SMS/WA
5. Waktu Pelaksanaan: Kamis, 3 Mei 2018
6. Kontribusi: Rp. 15.000,-

Lomba Menghias Kue
1. Peserta team yang terdiri dari 2 orang perempuan
2. Kue dan whipped cream disediakan, peserta membawa pernak-pernik sendiri
3. Registrasi: AEF18_CDC_Instansi_No Hp kirim ke 0812-6930-4723 SMS/Chat
4. Waktu pelaksanaan: Jum'at, 4 Mei 2018
5. Kontribusi: Rp. 30.000,-

Lomba Menulis Opini 
x
1. Tema: Pendidikan Islami Wujudkan Generasi Gemilang Menuju Era Keemasan 2045
2. Tulisan tidak mengandung SARA dan sesuai kaida EYD
3. Tulisan merupakan karya original dan belum pernah dipublikasikan. Apabila ada rujukan, referensi atau kutipan harus menyertakan sumber
4. Font: Times New Roman, judul & sub judul: size 14, isi: size 14
5. Panjang tulisan minimal 3 halaman A4
6. Karya dikirimkan format .pdf ke almudarriseducationfair2018@gmail.com hingga Rabu, 2 Mei 2018 beserta biodata diri penulis
7. Registrasi: AEF18_LO_instansi_NO Hp kirim ke 0821-7228-6105

Itu dia rangkaian acara AEF 2018 kali ini. Ayo buruan ikuti dan raih hadiah menarik. Pastinya kamu akan menambah ilmu dan pengalaman baru....

Sabtu, 10 September 2016

Fadhillah dan Keutamaan Berqurban







SUNGGUH selalu ada hikmah di setiap perintah yang Allah Subhanahu Wata’ala serukan kepada kita umatnya, meskipun jika dipandang berat menjalaninya. Begitulah perintah berqurban yang didasari kepada kisah sepasang ayah dan anak nan sholeh, nabiyullah Ibrahim dan putranya Ismail alaihi sallam.
Pada hakekatnya berqurban adalah wajib bagi yang mampu. Ini berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam.
أخبرنا الحسن بن يعقوب بن يوسف العدل ، ثنا يحيى بن أبي طالب ، ثنا زيد بن الحباب ، عن عبد الله بن عياش القتباني ، عن الأعرج ، عن أبي هريرة رضي الله عنه ، قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : « من وجد سعة لأن يضحي فلم يضح ، فلا يحضر مصلانا »
“Dari Abi Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda : Siapa yang memperoleh kelapangan untuk berkurban, dan dia tidak mau berkurban, maka janganlah hadir dilapangan kami (untuk shalat Ied).” [HR Ahmad, Daru qutni, Baihaqi dan al Hakim]
1. Qurban Pintu Mendekatkan Diri Kepada Allah
Sungguh ibadah qurban adalah salah satu pintu terbaik dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana halnya ibadah shalat. Ia juga menjadi media taqwa seorang hamba. Sebagaimana firman Allah surat Al-Maidah ayat 27, “Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertaqwa”.
Berqurban juga menjadi bukti ketaqwaan seorang hamba.
Allah Subhanahu wata’ala telah berfirman:
لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِن يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنكُمْ كَذَلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِينَ
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS:Al Hajj:37)
2. Sebagai sikap Kepatuhan dan Ketaaan pada Allah
وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكاً لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” [QS: Al Hajj : 34]
3.Sebagai Saksi Amal di Hadapan dari Allah
Ibadah qurban mendapatkan ganjaran yang berlipat dari Allah SWT, dalam sebuah hadits disebutkan, “Pada setiap lembar bulunya itu kita memperoleh satu kabaikan.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Juga kelak pada hari akhir nanti, hewan yang kita qurbankan akan menjadi saksi.
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ ابْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنِي أَبُو الْمُثَنَّى عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا عَمِلَ ابْنُ آدَمَ يَوْمَ النَّحْرِ عَمَلًا أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ هِرَاقَةِ دَمٍ وَإِنَّهُ لَيَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِقُرُونِهَا وَأَظْلَافِهَا وَأَشْعَارِهَا وَإِنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَكَانٍ قَبْلَ أَنْ يَقَعَ عَلَى الْأَرْضِ فَطِيبُوا بِهَا نَفْسًا
“Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) kurban yang lebih dicintai oleh Allah Azza Wa Jalla dari mengalirkan darah, sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dgn tanduk-tanduknya, kuku-kukunya & bulu-bulunya. Dan sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah Azza Wa Jalla sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya.” [HR. ibnumajah No.3117].
4. Membedakan dengan Orang Kafir
Sejatinya qurban (penyembelihan hewan ternak) tidak saja dilakukan oleh umat Islam setiap hari raya adha tiba, tetapi juga oleh umat lainnya. Sebagai contoh, pada zaman dahulu orang-orang Jahiliyah juga melakukan qurban. Hanya saja yang menyembelih hewan qurban untuk dijadikan sebagai sesembahan kepada selain Allah.
قُلْ إِنَّ صَلاَتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَاْ أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
“Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, sembelihanku (qurbanku), hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).” [QS: al-An’am : 162-163]
5. Ajaran Nabiullah Ibrahim AS
Berkurban juga menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim – ‘alaihis salaam yang ketika itu Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan yaitu Ismail ‘alaihis salaam ketika hari an nahr (Idul Adha).
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَلَفٍ الْعَسْقَلَانِيُّ حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ حَدَّثَنَا سَلَّامُ بْنُ مِسْكِينٍ حَدَّثَنَا عَائِذُ اللَّهِ عَنْ أَبِي دَاوُدَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ قَالَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا هَذِهِ الْأَضَاحِيُّ قَالَ سُنَّةُ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ قَالُوا فَمَا لَنَا فِيهَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بِكُلِّ شَعَرَةٍ حَسَنَةٌ قَالُوا فَالصُّوفُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بِكُلِّ شَعَرَةٍ مِنْ الصُّوفِ حَسَنَةٌ
“Berkata kepada kami Muhammad bin Khalaf Al ‘Asqalani, berkata kepada kami Adam bin Abi Iyas, berkata kepada kami Sullam bin Miskin, berkata kepada kami ‘Aidzullah, dari Abu Daud, dari Zaid bin Arqam, dia berkata: berkata para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Wahai Rasulullah, hewan qurban apa ini?” Beliau bersabda: “Ini adalah sunah bapak kalian, Ibrahim.” Mereka berkata: “Lalu pada hewan tersebut, kami dapat apa wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Pada setiap bulu ada satu kebaikan.” Mereka berkata: “Bagaimana dengan shuf (bulu domba)?” Beliau bersabda: “Pada setiap bulu shuf ada satu kebaikan.” [HR. Riwayat Ibnu Majah dalam Sunannya No. 3127]
6. Berdimensi Sosial Ekonomi
Ibadah qurban juga memiliki sisi positif pada aspek sosial. Sebagaimana diketahui distribusi daging qurban mencakup seluruh kaum muslimin, dari kalangan manapun ia, fakir miskin hingga mampu sekalipun.
Sehingga hal ini akan memupuk rasa solidaritas umat. Jika mungkin bagi si fakir dan miskin, makan daging adalah suatu yang sangat jarang. Tapi pada saat hari raya Idul Adha, semua akan merasakan konsumsi makanan yang sama.
Hadits dari Ali bin Abu Thalib,
وَعَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ: { أَمَرَنِي النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَنَّ أَقْوَمَ عَلَى بُدْنِهِ, وَأَنْ أُقَسِّمَ لُحُومَهَا وَجُلُودَهَا وَجِلالَهَا عَلَى الْمَسَاكِينِ, وَلا أُعْطِيَ فِي جِزَارَتِهَا مِنْهَا شَيْئاً } مُتَّفَقٌ عَلَيْه ِ
”Rasulullah memerintahkan kepadaku untuk mengurusi hewan kurbannya, membagi-bagikan dagingnya, kulit dan pakaiannya kepada orang-orang miskin, dan aku tidak diperbolehkan memberi sesuatu apapun dari hewan kurban (sebagai upah) kepada penyembelihnya.” Wallahu ‘alam bisshawab

Senin, 02 Mei 2016

HARI PENDIDIKAN NASIONAL

HARI PENDIDIKAN NASIONAL : 20 MEI 2016
"Ilmu Tanpa Amal adalah Omong Kosong, Amal Tanpa IlmumAdalah Kesesatan"


Selamatkan Pendidikan Indonesia dari Keterpurukan, 
Selamatkan Pendidikan Indonesia Dari Penjajahan
Selamatkan Pendidikan Pedalaman Indonesia
Selamatkan Pendidikan Indonesia dari Degradasi Moral
Selamatkan Pendidikan Indonesia dari Keterbelakangan
"Selamatkan Pendidikan Indonesia"

-Penunggang Badai-


Rabu, 27 April 2016

AEF 2016 : KOMIT BENTUK ACEH MADANI

UKM LDF Almudarris FKIP Unsyiah menggelar kegiatan Pembukaan Kegiatan Almudarris Education Fair (AEF) 2016. Pembukaan Kegiatan yang bertemakan “Sejuta Karya Mewujudkan Aceh Madani” ini dilaksanakan di Auditorium lantai 3 FKIP Unsyiah, Sabtu (9/3). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor III Unsyiah, Dr. Alfiansyah Yulianur BC. Dalam sambutannya Beliau menyambut baik kegiatan ini, Beliau berharap kegiatan ini dapat menciptakan mahasiswa muslim yang berkarakter, cerdas, tidak eksklusif dan terbuka terhadap sesama.
“Dakwah bisa juga dilakukan dengan bil hal, tidak selamanya dengan bil kalam. Keduanya harus diadobsikan dengan sinergis,” sebutnya saat membuka acara.
Pembukaan Kegiatan AEF 2016 menyita perhatian publik, mulai dari masyarakat umum, dosen sampai mahasiswa. “Kegiatan ini berisikan serangkaian kegiatan yang bertaraf nasional sampai regional dengan berbagai tingkatan, SD, SMP, SMA, mahasiswa dan  umum”, ungkap Arif selaku ketua Panitia.  
Haris Munandar selaku ketua umum LDF Almudarris menambahkan bahwa Kegiatan AEF 2016 bertepatan dengan milad UKM LDF Almudarris yang ke-21. Melalui kegiatan tersebut diharapkan syiar-syiar islam di kampus FKIP Unsyiah akan terus bersinar bahkan sinarnya menembus sampai ke nasional.
Pembukaan AEF 2016 dihadiri lebih kurang 200 orang, dari kalangan mahasiswa dan dosen. Kegiatan pembukaan tersebut dilanjutkan dengan kegiatan Seminar Pendidikan dan Peradaban Islam  bersama  Prof. Dr. H. Syahrizal Abbas, MA (Kadis Syariat Islam Aceh), Syaridin, S. Pd, M. Pd (Kadis Dikpora Kota Banda Aceh) dan Dr. rer.nat Ilham Maulana (Akademisi Universitas Syiah Kuala). Kegiatan seminar tersebut digelar dengan tema “Membentuk Generasi Muda Islam dalam Mewujudkan Aceh Madani”.
Kegiatan AEF 2016 akan berlangsung 9–16 April 2016. Dengan serangkaian kegiatan, diantaranya adalah bedah karya-karya inspiratif bersama Ustadz Salim A. Fillah (penulis buku-buku best seller islami) yang dilanjutkan dengan kegiatan Seminar Pra-nikah. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada hari Kamis, 14 April 2016. Berbagai perlombaan yang digelar seperti kontes nasyid ae-Aceh, inspiring women, kreasi hijab, musabaqah hifzil qur’an juz 30, da’i cilik, kuis rangking 1, lomba azan, cerdas cermat sirah nabawiyah, kaligrafi, lomba penulisan opini, hingga lomba daur ulang. [mr/rel]
(Via : http://unsyiah.ac.id/berita/aef-2016-komit-bentuk-aceh-madani )

AEF 2016 : MEWUJUDKAN BANDA ACEH MADANI MELALUI PENDIDIKAN DINIYAH

Banda Aceh - Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Dakwah Fakultas (UKM-LDF) Al-Mudarris FKIP Unsyiah menggelar seminar nasional bertajuk "Membentuk Generasi Muda Islam dalam Mewujudkan Aceh Madani". Acara ini berlangsung di Auditorium Lantai III FKIP Unsyiah, Sabtu (9/4/2016).
Pematerinya Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Prof Dr H Syahrizal Abbas MA, Kepala Humas Unsyiah Dr ret nat Ilham Maulana, dan Kadisdikpora Banda Aceh Syaridin SPd MPd yang pada kesempatan itu mewakili Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE.
Dalam presentasinya berjudul "Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Mewujudkan Aceh Madani", Syaridin menyebutkan, sesuai dengan semangat penerapan Syariat Islam secara kaffah, pendidikan karakter di bangku sekolah yang ada di Banda Aceh lebih ditekankan pada pembentukan akhlakul karimah para siswa.
Menurutnya, desain induk pendidikan karakter anak berlangsung pada tiga tempat yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat. “Yang paling utama dan bertanggungjawab dalam pembentukan karakter anak adalah kedua orangtuanya yang dimulai sejak anak di dalam kandungan hingga masa menyusui selama dua tahun pertama. Keluarga adalah fase pendidikan karakter paling penting.”
“Saat anak berusia tujuh tahun dan memasuki bangku sekolah, baru terlihat karakter dasar si anak. Mulai saat itu pula, guru di sekolah ‘meluruskan’ yang belum baik hingga si anak mampu menamatkan pendidikannya dengan memiliki karakter diri yang baik pula,” sebut alumni FKIP Unsyiah Prodi Pendidikan Fisika ini.
Berdasarkan kurikulum pendidikan nasional saat ini, sebutnya lagi, pendidikan karakter bagi para siswa ditanamkan dalam semua mata pelajaran. “Ada 18 nilai yang diajarkan, antara lain religius, kejujuran, toleransi, dan yang terakhir tanggung jawab,” katanya seraya meyebut masyarakat sipil, pemerintah, dan media massa turut berkontribusi dalam pembentukan karakter anak didik.
Ia menjelaskan, individu-individu berkarakter yang dilandasi ke-18 nilai pendidikan karakter inilah yang nantinya akan membentuk masyarakat berkarakter. “Masyarkaat berkarakter itu setidaknya harus memiliki empat konfigurasi nilai-nilai sosial-kultural-psikologi yakni kemampuan olah pikir, olah hati, olah raga, dan olah rasa/karsa.”
Dan untuk mewujudkan Aceh yang Madani, sambungnya, tentu harus didukung dengan masyarakatnya yang madani pula. “Masyarakat madani adalah masyarakat yang berperadaban, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, dan maju dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkapnya.
“Ciri-ciri masyarakat madani antara lain warganya cerdas, demokratis, religius. Selanjutnya bercirikan Imtaq, kritis argumentatif, kreatif, dan dapat menerima semangat perbedaan,” ungkapnya lagi.
Ia menambahkan, salah satu upaya pihaknya dalam mewujudkan visi Banda Aceh Model Kota Madani yang telah dicanangkan Pemko Banda Aceh, adalah dengan meluncurkan program pendidikah diniyah pada sekolah umum untuk semua jenjang. “Sudah kita terapkan mulai dari tingakt SD hingga SMA sejak 2011. Materi pendidikannya yakni pengetahuan agama Islam yang mencakup seluruhnya -di luar kurikulum pendidikan nasional.”
“Anggaran yang dibutuhkan untuk program pendidikan diniyah yang digelar dua kali seminggu pada sore hari ini, 100 persen kita bebankan pada APBK Banda Aceh. Total tenaga pengajarnya berjumlah 477 ustaz dan ustazah yang kita rekrut dari dayah dan pesantren ditambah guru pada sekolah masing-masing,” katanya.
Di samping materi pendidikan yang diberikan, ditambah pelaksanaan kajian Islam dan dakwah umum rutin bagi siswa dan guru, hal-hal lain yang menjadi fokus perhatian Disdikpora Banda Aceh adalah menciptakan budaya sekolah yang islami, lingkungan bersih, hijau dan nyaman, pemenuhan sarana ibadah, hingga memastikan seragam siswa-siswi yang sesuai dengan nilai-nilai islami dan kearifan lokal.
Menjawab pertanyaan salah satu peserta terkait keefektifan dan evaluasi terhadap program pendidikan diniyah di Banda Aceh, Syaridin menyebutkan dalam menjalankan program tersebut pihaknya bekerjasama dengan pihak Dinas Syariat Islam (DSI), MPU, dan Kankemenag RI. “Kami yang menjalankan, sedangkan evaluasi hasil dilakukan oleh DSI dan MPU.”
“Salah satu hasil konkrit yang sudah dicapai yakni meningkatnya persentase anak-anak kita yang mampu membaca Al-Quran. Sebelum penerapan pendidikan diniyah, hanya 62 persen siswa SD hingga SMA di Banda Aceh yang mampu membaca Al-Quran. Pasca penerapan program diniyah, pada 2014 lalu angkanya naik menjadi 89 persen,” ungkapnya.
Pemko Banda Aceh, sebut Syaridin, saat ini juga tengah mengembangkan program Hafiz (Penghafal) Al-Quran di bangku sekolah. “Baru-baru ini kita luncurkan di SMPN 4 Peunayong. Berita yang menggembirakan lagi, tahun ini ada 10 siswa-siswi kita yang akan lulus SMA dengan kemampuan menghafal Al-Quran 30 juz,” pungkasnya.
Acara yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsyiah Dr Ir Alfiansyah Yulianur BC tersebut, turut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKIP Drs Wildan MPd, Ketua BEM FKIP Unsyiah Sibghatullah Arrasyid, dan sejumlah tamu undangan lainnya, serta ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas di Unsyiah. (Jun)
(Via : http://www.bandaacehkota.go.id/berita/1639/mewujudkan-banda-aceh-madani-melalui-pendidikan-diniyah.html)

Rabu, 09 Maret 2016

AEF 2016 : LOMBA FOTOGRAFI

TERBUKA UNTUK UMUM
Khusus buat kamu yang punya mata lensa dunia, yuuk ikuti event ini👇🏻
~Almudarris Education Fair 2016~ PRESENTS
Lomba FOTOGRAFI📷
Dengan Tema: Nuansa Islami di Kota Madani
Syarat dan ketentuan:
1⃣   Terbuka untuk umum
2⃣   Sesuai dengan tema
3⃣   Karya belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan lain dan belum pernah di publikasikan
4⃣   Pengeditan foto hanya sebatas saturation, brightness, crop, dan contrast.
5⃣   Peserta mengumpulkan HardCopy Ukuran 6R (5 x 8 inch atau 15.2 x 20,3 cm)
ke posko pendaftaran di taman kolam FKIP Unsyiah
6⃣   Mengirimkan SoftCopy dengan format_JPG ke e-mail presidium.almudarris@gmail.com dengan subjek e-mail "Lomba Fotografi"
TIMELINE?
1⃣   Pendaftaran di buka pada tanggal 8 maret - 1 april 2016. 
2⃣   Batas akhir pengumpulan karya tanggal 2 april 2016.


📞
Ayo tunggu apa lagi, segera daftarkan diri kamu dengan cara ketik: AEF_FG_Nama_Instansi_no hp kirim ke 085262603335
atau datang langsung ke posko pendaftaran di taman kolam FKIP UNSYIAH.
💰 Fee: Rp 10.000
🎊 Juara 1,2,3 akan mendapatkan Hadiah+uang tunai+trophy+sertifikat+bingkisan menarik
☎ contact person: 085262603335 (Azmi)

AEF 2016 : LOMBA MENULIS OPINI

SPESIAL BUAT KAMU YANG SUKA NULIS✨
Almudarris Education Fair 2016 present :
LOMBA OPINI📝📝
Dengan Tema:
"Sosok Pemimpin Ideal Untuk Aceh Madani" 👥TERBUKA UNTUK UMUM.
Pendaftaran dibuka pada tanggal 8 Maret - 7 April 2016 🎀 Spesial bagi 10 pendaftar pertama, akan mendapatkan DISKON 50%. Batas akhir pengumpulan naskah 13 April 2016 pukul 18:00 WIB
Fee: Rp10.000 👉🏼Tunggu apa lagi? Ayoo.. Daftarkan dirimu segera.
Caranya: ketik AEF_Opini_Nama_Instansi_No.hp. 👉🏼kirim ke 081262997443
Atau bisa mendaftar langsung ke posko pendaftaran di taman kolam FKIP UNSYIAH.
Juara 1,2,3 akan mendapatkan uang tunai+trophy+sertifikat.
🌾SPESIAL BAGI JUARA 1🌾
👉🏼karya akan dipublikasikan di media cetak dan media online.
Untuk info lebih lanjut, hubungi: 082391119449

AEF 2016 : LOMBA DAUR ULANG

⚜TERBUKA UNTUK UMUM⚜
°°°Buat kamu yg hobi berkreasi dengan menggunakan barang bekas, ikuti event keren ini👇🏻
~Almudarris Education Fair 2016~ Mempersembahkan Lomba DAUR ULANG TEPAT GUNA 🖼
✍🏻Peserta dapat berkelompok, maksimal 3 orang.
✍🏻Pendaftaran di buka pada tanggal 8 maret - 8 april 2016.
✍🏻Batas akhir pengumpulan karya tanggal 9 april, dan presentasi karya tanggal 12 april 2016.
📞Mari daftarkan dirimu dan kelompokmu segera dengan cara, ketik: AEF_DU_Nama_Instansi_no hp kirim ke 082360016306
🏚atau datang langsung ke posko pendaftaran di taman kolam FKIP UNSYIAH.
💰 Fee: Rp 20.000
🎊 Juara 1,2,3 akan mendapatkan uang tunai+trophy+sertifikat. Dan ada juara favorite nya juga lho..
☎ More Information: 082360016306

FORUM STUDI ISLAM (FOSI) 2020

  UKM LDF Al m udarris memiliki enam bidang yang masing-masing bidangnya menjalankan program kerja yang bermacam ragam , termas...